Pembahasan detail tentang Saraf Terjepit

Definisi

Saraf terjepit adalah kondisi umum yang mempengaruhi tulang belakang pada pasien muda maupun paruh baya. Piringan intervertebralis adalah struktur kompleks yang terdiri dari kolagen, proteoglikan, dan sel fibrokondrositik yang berfungsi untuk meredam gaya yang bekerja pada tulang belakang. Piringan ini dapat mengalami penuaan seiring usia manusia yang bertambah tua, dan produksi proteoglikan juga bisa berkurang. Hal ini menyebabkan hilangnya hidrasi dan keruntuhan piringan, sehingga meningkatkan ketegangan pada serat-serat annulus fibrosus yang mengelilingi piringan. Robekan dan celah pada anullus dapat terjadi jika ada gaya yang cukup besar.

obat syaraf kejepit tanpa operasi
awal bpk sya sakit sampai sembuh, bisa dibaca pada halaman kisah pengalaman di website ini

Pertanyaan Klinikal
Pengobatan apa yang terbaik untuk saraf terjepit?

Untuk pasien yang telah menjalani perawatan konservatif selama 6 minggu namun tak ada perubahan, hasil penelitian menunjukkan bahwa operasi atau manajemen konservatif lebih lanjut adalah pilihan pengobatan yang tepat untuk mengobati saraf terjepit. Operasi dapat memberikan hasil berupa pengurangan nyeri yang lebih cepat dan pemulihan fungsi.

Implementasi

Walaupun operasi tampaknya memberikan bantuan yang lebih cepat, banyak pasien secara bertahap akan menjadi lebih baik dengan manajemen konservatif yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pendidikan dan partisipasi aktif pasien sangat penting dalam pengambilan keputusan.

Praktik

Pasien yang awalnya mengalami saraf terjepit dapat dikelola oleh praktisi perawatan primer. Perawatan primer harus mencakup penggunaan obat nyeri secara teliti, istirahat singkat jika dibutuhkan, terapi fisik, dan kemungkinan suntikan steroid epidural. Suntikan harus dikonsultasikan ke ahli bedah tulang belakang. Suntikan digunakan bila pasien menunjukkan tanda-tanda merah tertentu, seperti defisit sensorik atau motorik, penurunan neurologis progresif, atau kehilangan rasa dengan usus dan kandung kemih. Magnetic Resonance Imaging (MRI) juga digunakan untuk mengkonfirmasi gejala pasien. Rekomendasi perawatan berikut ini tidak selalu berlaku untuk pasien yang nyeri punggung saja.

BACA INFO LAIN  Perawatan Herniated Nucleus Pulposus (HNP) atau Saraf Terjepit

Potensi Bahaya

Pasien dengan defisit neurologis progresif, anestesi pelana, dan/atau masalah usus atau kandung kemih, harus dikirim ke ruang gawat darurat atau segera dirujuk ke ahli bedah tulang belakang. Pasien-pasien ini tidak boleh dianggap sebagai kandidat untuk manajemen non-operasi. Pasien dengan parestesia atau kelemahan motorik kemungkinan harus dievaluasi oleh praktisi perawatan tulang belakang sebelum penentuan pengobatan konservatif. Pasien dengan gejala yang muncul selama lebih dari enam bulan harus dirujuk ke ahli bedah tulang belakang. Pasien-pasien dengan hanya sakit punggung, bahkan dengan bukti MRI bahwa ada saraf terjepit, tidak boleh diobati dengan metode untuk saraf terjepit yang telah akut.

Kesimpulan
Literatur mendukung manajemen konservatif dan intervensi bedah sebagai pilihan untuk pengobatan saraf terjepit. Tindakan bedah dapat menghasilkan pengurangan gejala yang lebih cepat dan lebih cepat kembali berfungsi, meskipun hasil jangka panjang tampaknya sama terlepas dari jenis manajemennya. Keputusan akhir mengenai jenis perawatan harus didasarkan pada diskusi ahli bedah-pasien, berdasarkan indikasi bedah yang tepat, durasi gejala, dan keinginan pasien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *